BITUNG, Sulut| MediaPresisi.id — Kepedulian masyarakat terhadap pendidikan keagamaan kembali menunjukkan peran strategis dalam membangun generasi Qurani yang berprestasi. Dukungan tulus dari berbagai elemen masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang kondusif bagi anak-anak untuk mendalami Al-Qur’an. Semangat gotong royong dan kepedulian sosial inilah yang kini menjadi inspirasi dalam pengembangan pendidikan Islam di berbagai daerah di Indonesia.
Ustadz Muhamad Yaskur Gobel menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada Abdul Gani Puhi Tegela, SH beserta keluarga atas keikhlasan meminjamkan rumah pribadinya untuk dimanfaatkan sebagai Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) Nurul Iman. Menurutnya, bantuan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap syiar Islam sekaligus investasi besar dalam mencetak generasi penerus bangsa yang beriman, berilmu, dan berakhlak mulia.
Pada kesempatan yang bertepatan dengan hari ulang tahun Abdul Gani Puhi Tegela, SH, Ustadz Muhamad Yaskur Gobel juga menyampaikan doa dan ucapan, “Barakallahu fii umrik. Semoga Allah SWT senantiasa memberikan umur yang penuh keberkahan, kesehatan, kesuksesan, serta melimpahkan rahmat dan rezeki yang luas. Aamiin Ya Rabbal Alamin.” Ucapan serupa turut disampaikan oleh keluarga besar TPQ Nurul Iman, Sekretaris TKBM, serta Sekretaris BKM Nurul Iman sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur atas kepedulian yang telah diberikan kepada lembaga pendidikan tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurut Ustadz Muhamad Yaskur Gobel, keberhasilan lembaga pendidikan Al-Qur’an tidak hanya ditentukan oleh kualitas tenaga pendidik, tetapi juga sangat dipengaruhi oleh dukungan masyarakat. Keikhlasan Abdul Gani Puhi Tegela beserta keluarga menjadi contoh nyata bahwa kontribusi dalam bentuk penyediaan tempat belajar memiliki dampak besar terhadap perkembangan pendidikan Islam. Nilai kebersamaan dan kepedulian sosial seperti ini dinilai perlu terus ditumbuhkan sebagai budaya bangsa.
Selama proses pembinaan di TPQ Nurul Iman, para santri memperoleh pendidikan membaca Al-Qur’an, ilmu tajwid, tahfiz, pembinaan akhlak, serta pendidikan karakter Islami secara berkelanjutan. Meski memanfaatkan rumah yang dipinjamkan sebagai tempat belajar, semangat para santri dan para pembina tidak pernah surut. Justru keterbatasan fasilitas menjadi motivasi untuk terus melahirkan prestasi melalui kerja keras, disiplin, dan keikhlasan dalam menuntut ilmu. Ujar,”
Hasil pembinaan tersebut kini membuahkan prestasi yang membanggakan. Tiga santri TPQ Nurul Iman binaan Ustadz Muhamad Yaskur Gobel dipercaya menjadi utusan Kota Bitung pada ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-XXXI Tingkat Provinsi Sulawesi Utara. Selain itu, dua santri lainnya juga mendapat kepercayaan mewakili Kabupaten Minahasa Utara pada ajang yang sama. Prestasi tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan yang dilakukan secara konsisten mampu menghasilkan generasi Qurani yang berkualitas dan siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
Ustadz Muhamad Yaskur Gobel berharap keberhasilan para santri dapat menjadi motivasi bagi generasi muda di seluruh Indonesia untuk semakin mencintai Al-Qur’an, memperdalam ilmu agama, serta mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, pemerintah, tokoh agama, dunia usaha, dan para dermawan agar terus bersinergi mendukung pendidikan Al-Qur’an sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia Indonesia yang unggul, religius, berkarakter, serta siap menyongsong masa depan bangsa.
Di akhir keterangannya, Ustadz Muhamad Yaskur Gobel kembali menyampaikan rasa terima kasih kepada Abdul Gani Puhi Tegela, SH beserta keluarga atas dedikasi dan kepedulian yang telah diberikan kepada TPQ Nurul Iman. Menurutnya, setiap bantuan yang diberikan untuk pendidikan Al-Qur’an merupakan amal jariyah yang akan terus mengalir pahalanya selama ilmu yang diajarkan tetap diamalkan oleh para santri. Kolaborasi antara tokoh agama, masyarakat, dan para dermawan diharapkan terus diperkuat agar semakin banyak lahir qari, qariah, hafiz, dan hafizah yang mampu mengharumkan nama daerah hingga tingkat nasional maupun internasional, sekaligus memperkokoh persatuan, nilai-nilai keislaman, dan karakter bangsa Indonesia.
Ucapnya,” Muhammad yaskur Gobel
Penulis : Divisi intelejen nasional AFL
Editor : Redaksi
































