BITUNG, SULAWESI UTARA — Mediapresisi.id — Majelis Al-Haudh menggelar Tabligh Akbar Penutup Maulid Arba’in pada Sabtu, 17 Oktober 2026, bertempat di Markas Majelis Al-Haudh, Kelurahan Girian Permai, Kota Bitung. Kegiatan berlangsung khidmat dan penuh suasana persaudaraan, sekaligus menjadi momentum memperkuat ukhuwah Islamiyah serta sinergi antara ulama, umara, TNI-Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H., menyampaikan pesan penting terkait ketersediaan bahan bakar minyak (BBM), keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), serta perlindungan generasi muda.
Rangkaian kegiatan dipandu oleh Master of Ceremony (MC), Imam Syafi’i, dengan menghadirkan Prof. Dr. Habib Muhammad Baharun, S.H., M.A., dari Jakarta sebagai penceramah dan Habib Abdullah bin Smith sebagai tuan rumah. Sejumlah ulama turut hadir, di antaranya Habib Idrus bin Abubakar Al-Jufri, Habib Husen bin Smith, KH Yaser Bachmid, KH Haled Fallujah, dan KH Fauzi Badarab. Kehadiran para tokoh agama tersebut memperkuat pesan bahwa dakwah dan keteladanan Rasulullah SAW memiliki peran penting dalam membangun masyarakat yang religius, rukun, dan saling menghormati.
Kegiatan ini juga dihadiri Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka, S.Sos., anggota dewan Yani Ponengoh dan Ahmad Syafrudin Ila, perwakilan Kementerian Agama Kota Bitung Syahril, M.Pd., serta Kepala KUA Girian Drs. H. Zainuddin, M.H. Turut hadir Camat Rukman Rasyid, S.Sos., Lurah Rusman Monoarfa, S.E., para imam, tokoh masyarakat, undangan Majelis Taklim, Badan Kesejahteraan Masjid (BKM) se-Kota Bitung, serta unsur TNI dan jajaran kepolisian. Kapolres Bitung dan Wakil Wali Kota turut memberikan sambutan yang menekankan pentingnya menjaga kebersamaan dan membangun komunikasi yang baik antara pemerintah, aparat keamanan, tokoh agama, dan masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam sambutannya, Kapolres Bitung mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpancing isu kelangkaan BBM, khususnya Pertalite, yang beredar di tengah masyarakat Sulawesi Utara. Ia menjelaskan bahwa berdasarkan koordinasi dengan Integrated Terminal Pertamina Bitung, persediaan BBM disebut masih tersedia untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Menurutnya, antrean panjang di sejumlah SPBU dipicu oleh kekhawatiran warga setelah beredarnya informasi mengenai kelangkaan. Kapolres juga menyampaikan bahwa kapal pengangkut BBM telah bersandar di Bitung dan terdapat tambahan pasokan berdasarkan informasi yang diterimanya.
“Masyarakat tidak perlu khawatir secara berlebihan. Berdasarkan koordinasi kami dengan pihak Pertamina, stok BBM masih tersedia. Kami juga melakukan pemantauan agar penyaluran dari Terminal Pertamina Bitung ke wilayah Sulawesi Utara dapat berjalan lancar,” ujar AKBP Arie Sulistyo Nugroho. Ia menegaskan, pemantauan distribusi dilakukan untuk mendukung kelancaran penyaluran dan memastikan kebutuhan masyarakat tetap terlayani. Kapolres mengajak warga untuk tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, tidak melakukan pembelian secara berlebihan, serta tetap bijak dalam memenuhi kebutuhan BBM. Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah menjaga ketenangan masyarakat sekaligus mencegah kepanikan yang dapat memperpanjang antrean di SPBU.
Selain membahas ketersediaan BBM, Kapolres menekankan pentingnya sinergi ulama dan umara dalam menjaga stabilitas sosial serta keamanan di Kota Bitung. Ia mengajak masyarakat menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan moral dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menaati peraturan perundang-undangan yang berlaku. Menurutnya, ulama berperan membimbing umat dalam kehidupan keagamaan, sementara pemerintah dan aparat keamanan menjalankan tanggung jawab sesuai kewenangan masing-masing untuk melindungi masyarakat, memelihara ketertiban, serta menciptakan lingkungan yang aman dan harmonis.
Perhatian khusus juga diberikan kepada keselamatan generasi muda. Kapolres meminta orang tua dan keluarga meningkatkan pengawasan serta pendampingan terhadap anak-anak agar tidak terjerumus dalam penyalahgunaan narkoba, tidak membawa senjata tajam tanpa alasan yang dibenarkan hukum, dan tidak terlibat tawuran antarkelompok. Ia juga mengingatkan para orang tua untuk memastikan anak-anak yang mengendarai sepeda motor menggunakan helm dan mematuhi aturan lalu lintas. “Saya berharap para orang tua dapat mengawasi dan membimbing anak-anaknya agar menjauhi narkoba, tidak membawa senjata tajam, serta tidak terlibat tawuran. Kami juga mengimbau agar anak-anak yang berkendara selalu menggunakan helm demi melindungi keselamatan mereka,” tegasnya. Ia menambahkan bahwa kepatuhan terhadap aturan merupakan bentuk perlindungan terhadap diri sendiri, keluarga, dan orang lain.
Sementara itu, Habib Abdullah bin Smith selaku tuan rumah dan perwakilan panitia menyampaikan apresiasi kepada seluruh undangan, khususnya Wakil Wali Kota Bitung Randito Maringka dan Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho beserta jajaran, atas kehadiran dan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia berharap silaturahmi antara ulama dan umara terus terpelihara serta diwujudkan dalam kerja sama nyata untuk memperkuat kerukunan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Kehadiran Kapolres dalam kegiatan keagamaan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat komunikasi dengan para tokoh agama dan masyarakat, sehingga pesan-pesan kamtibmas dapat disampaikan melalui pendekatan persuasif, kekeluargaan, dan kebersamaan.
Pelaksanaan Tabligh Akbar Penutup Maulid Arba’in di Markas Majelis Al-Haudh diharapkan menjadi momentum memperkuat persatuan dan kepedulian sosial di Kota Bitung. Polres Bitung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas, menyaring informasi sebelum mempercayai atau menyebarkannya, mendukung kelancaran distribusi BBM melalui perilaku pembelian yang bijak, serta melindungi generasi muda dari berbagai bentuk kenakalan dan bahaya sosial. Melalui sinergi berkelanjutan antara ulama, umara, TNI-Polri, pemerintah daerah, keluarga, dan masyarakat, Kota Bitung diharapkan terus menjadi wilayah yang aman, tertib, religius, damai, dan harmonis. Ungkapnya,” AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H.,
Editor : Redaksi

































