KARAWANG/mediapresisi.id –
Suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan mewarnai kegiatan silaturahmi calon Kepala Desa Cengkong nomor urut 01, Hj. Wiwi Kurnia, bersama masyarakat Blok Makasar Dapur Areng, RT 01/02, Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Rabu (28/10/2026).
Kehadiran Hj. Wiwi Kurnia di tengah-tengah warga disambut dengan antusias. Sambutan hangat tersebut mencerminkan eratnya hubungan silaturahmi sekaligus menjadi momentum bagi masyarakat untuk menyampaikan harapan terhadap masa depan desa yang mereka cintai.
Di tengah dinamika menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades), pertemuan itu bukan sekadar ajang bertatap muka. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang untuk membangun komunikasi, menyerap aspirasi, serta memperkuat harapan akan pengelolaan pembangunan desa yang lebih baik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dalam penyampaiannya, Hj. Wiwi Kurnia menegaskan komitmennya untuk membaktikan diri kepada masyarakat Desa Cengkong apabila mendapat kepercayaan dan terpilih sebagai kepala desa.
Baginya, amanah sebagai kepala desa bukan hanya tentang menduduki jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk hadir di tengah masyarakat, mendengarkan kebutuhan warga, dan memperjuangkan kepentingan bersama.
Hj. Wiwi Kurnia diketahui maju dalam kontestasi Pilkades Cengkong atas dorongan masyarakat yang menginginkan adanya perubahan dalam pengelolaan pembangunan desa. Dorongan tersebut menjadi bagian dari semangat yang dibawanya untuk mengikuti proses demokrasi di tingkat desa.
Harapan akan perubahan itu pun menjadi salah satu perhatian dalam perjalanan menuju pemilihan. Masyarakat tentu mendambakan pembangunan yang mampu menjawab kebutuhan warga, pengelolaan pemerintahan desa yang baik, serta pelayanan yang dapat dirasakan secara adil oleh seluruh lapisan masyarakat.
Meski demikian, Wiwi Kurnia juga menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan di tengah perbedaan pilihan politik.
Ia mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi tetap aman dan kondusif, baik menjelang maupun setelah pelaksanaan Pilkades. Menurutnya, perbedaan pilihan hendaknya tidak menjadi alasan untuk merusak hubungan persaudaraan yang selama ini telah terjalin di tengah masyarakat.
Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa pesta demokrasi seharusnya menjadi sarana untuk menentukan pemimpin sekaligus mempererat kebersamaan, bukan menciptakan perpecahan di antara sesama warga.
Sebagai informasi, Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak secara digital di Kabupaten Karawang dijadwalkan berlangsung pada 22 November 2026. Sebanyak 67 desa yang tersebar di 25 kecamatan direncanakan mengikuti pelaksanaan pesta demokrasi tingkat desa tersebut, termasuk Desa Cengkong, Kecamatan Purwasari.
Momentum Pilkades ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menentukan sosok pemimpin yang dinilai mampu mengemban amanah, mendorong pembangunan, serta membawa pemerintahan desa semakin dekat dengan kebutuhan warganya.
Di tengah proses demokrasi yang semakin dekat, silaturahmi yang dilakukan Wiwi Kurnia menjadi bagian dari upayanya menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat.
Pada akhirnya, harapan akan perubahan tidak cukup berhenti pada janji dan kata-kata. Masyarakat menantikan komitmen yang dapat diwujudkan melalui kerja nyata, pelayanan yang tulus, serta pembangunan yang memberikan manfaat bagi seluruh warga Desa Cengkong.
Sebab, masa depan sebuah desa bukan hanya ditentukan oleh siapa yang terpilih menjadi pemimpin, tetapi juga oleh bagaimana amanah dijalankan, kepercayaan dijaga, dan kepentingan masyarakat ditempatkan di atas segalanya.
(Aj)*
































