KARAWANG, mediapresisi.id — Gelombang dukungan terhadap Rusta Miharja, sosok yang akrab disapa “RT Aja”, semakin menguat menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cengkong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, untuk periode 2026–2034. Dukungan yang tumbuh dari masyarakat, khususnya warga Perum Garden City dan Dusun Kaliwedi, menjadi gambaran besarnya harapan terhadap hadirnya sosok pemimpin yang dekat dengan rakyat.
Di tengah dinamika politik desa yang mulai menghangat, pencalonan Rusta Miharja dinilai bukan sekadar langkah individu untuk menduduki kursi kepala desa. Lebih dari itu, dukungan yang mengalir disebut sebagai bentuk aspirasi masyarakat yang menginginkan pemimpin dengan kedekatan emosional, kepedulian, serta rekam jejak pengabdian di lingkungan warga.
Antusiasme tersebut disampaikan langsung oleh salah seorang tokoh masyarakat Desa Cengkong saat memberikan keterangan pada Sabtu (24/10/2026).
“Insyaallah, masyarakat Desa Cengkong sangat antusias mendukung RT Aja menjadi Kepala Desa Cengkong,” ujarnya.
Pernyataan itu memperlihatkan optimisme sebagian warga dalam menyambut kontestasi demokrasi di tingkat desa. Bagi mereka, sosok pemimpin bukan hanya dinilai dari janji yang disampaikan saat pencalonan, melainkan juga dari kedekatan, kepedulian, dan bagaimana ia hadir di tengah kehidupan masyarakat.
Tokoh masyarakat tersebut juga menegaskan bahwa langkah Rusta Miharja menuju bursa calon kepala desa tidak semata-mata didorong oleh ambisi pribadi. Menurutnya, terdapat dorongan dari warga dan sejumlah tokoh masyarakat yang menginginkan Rusta maju dalam kontestasi tersebut.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kalau RT Aja ini bukan mencalonkan Kades Cengkong, tapi warga dan tokoh masyarakatlah yang mendukung penuh,” tambahnya.
Dukungan itu menjadi bagian penting dalam perjalanan pencalonan Rusta Miharja. Sebelumnya, proses pendaftarannya berlangsung dalam suasana khidmat dan mendapat sambutan dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari tokoh agama, kalangan pemuda, hingga kaum ibu.
Kehadiran berbagai unsur masyarakat tersebut menambah warna dalam dinamika Pilkades Cengkong 2026. Rusta Miharja kini melengkapi tiga kandidat yang akan berkompetisi memperebutkan kepercayaan masyarakat dalam pemungutan suara yang dijadwalkan berlangsung pada 22 November 2026.
Meski dukungan terhadap salah satu kandidat mulai terlihat, semangat demokrasi yang sehat tetap menjadi hal utama. Perbedaan pilihan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari pesta demokrasi, tetapi jangan sampai menjadi alasan untuk merenggangkan hubungan persaudaraan yang selama ini terjalin di tengah masyarakat.
Panitia pemilihan dan aparat Kecamatan Purwasari pun terus mengimbau seluruh masyarakat agar menjaga ketertiban, keamanan, dan kerukunan selama tahapan Pilkades berlangsung.
Pada akhirnya, Pilkades bukan hanya tentang siapa yang akan terpilih menjadi kepala desa, melainkan juga tentang bagaimana masyarakat menentukan masa depan desanya melalui proses yang jujur, damai, dan bermartabat.
Bagi Rusta Miharja, dukungan yang mengalir menjadi sebuah harapan sekaligus tanggung jawab. Sebab, kepercayaan masyarakat bukan sekadar modal untuk melangkah dalam kontestasi, melainkan amanah yang harus dijawab melalui pengabdian nyata apabila kelak mendapatkan mandat untuk memimpin Desa Cengkong.
Kini, masyarakat menanti proses demokrasi tersebut dengan harapan agar Pilkades Cengkong berjalan lancar, melahirkan pemimpin pilihan rakyat, serta membawa kemajuan bagi seluruh warga tanpa membedakan latar belakang maupun pilihan politik.
Pilkades boleh berbeda pilihan, tetapi persaudaraan dan masa depan Desa Cengkong harus tetap menjadi kepentingan bersama.
(Aj)*
































