KARAWANG, mediapresisi.id – Gelombang dukungan menjelang Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Cengkong, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, mulai memperlihatkan geliat yang semakin kuat. Nama Wiwi Kurnia, calon kepala desa nomor urut 1, mencuri perhatian setelah mendapat sambutan antusias dari ratusan warga yang hadir memberikan dukungan.
Suasana penuh semangat, kebersamaan, dan harapan mewarnai halaman Kantor Kecamatan Purwasari, Kamis (15/10/2026). Momentum penetapan calon kepala desa sekaligus pengundian nomor urut tersebut menjadi panggung bagi masyarakat untuk menunjukkan dukungan terhadap sosok yang mereka harapkan mampu membawa perubahan bagi Desa Cengkong.
Warga dari berbagai kalangan tampak berkumpul dan menyuarakan dukungan mereka. Kehadiran massa bukan sekadar menambah semarak tahapan Pilkades, tetapi juga memperlihatkan besarnya harapan yang dititipkan masyarakat kepada calon pemimpin desa mereka.
Di tengah dinamika politik tingkat desa yang mulai menghangat, dukungan terhadap Wiwi Kurnia menjadi salah satu pemandangan yang mencolok. Bagi para pendukungnya, momentum tersebut bukan hanya tentang nomor urut atau persaingan menuju kursi kepala desa, melainkan juga tentang harapan akan masa depan yang lebih baik.
Semangat itu terangkum dalam sebuah cita-cita sederhana, tetapi penuh makna: “Bersama Membangun Desa.”
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Sebuah harapan agar pembangunan tidak hanya menjadi janji, tetapi benar-benar dirasakan masyarakat. Harapan agar kebersamaan tetap terjaga, aspirasi warga mendapat ruang, dan kepentingan masyarakat menjadi bagian utama dalam perjalanan pembangunan Desa Cengkong.
Di hadapan para pendukungnya, Wiwi Kurnia yang didampingi sang suami menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang telah diberikan masyarakat.
Dengan penuh rasa syukur, ia mengingatkan bahwa dukungan tersebut merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab. Baginya, kepercayaan masyarakat bukan sekadar bentuk dukungan dalam kontestasi politik, melainkan tanggung jawab moral yang harus dijawab melalui komitmen dan pengabdian kepada warga.
Antusiasme yang terlihat pada hari itu menjadi gambaran bagaimana pesta demokrasi tingkat desa mampu menghadirkan harapan sekaligus menyatukan masyarakat dalam satu momentum. Namun, perjalanan menuju penentuan pemimpin Desa Cengkong masih berlanjut. Dukungan yang mengalir saat ini akan diuji melalui proses demokrasi yang memberikan hak kepada setiap warga untuk menentukan pilihannya.
Kini, perhatian masyarakat tertuju pada tahapan Pilkades berikutnya. Di tengah menguatnya dukungan dan beragam harapan yang tumbuh, keputusan akhir tetap berada di tangan masyarakat Desa Cengkong.
Siapa pun yang nantinya mendapatkan kepercayaan untuk memimpin, Pilkades diharapkan berlangsung aman, tertib, dan damai. Sebab, lebih dari sekadar kemenangan seorang calon, demokrasi desa sejatinya adalah tentang menjaga persaudaraan, merawat persatuan, dan membangun masa depan bersama.
(AJ)
































