42 Tahun Gereja Pantekosta Getsemani Makawidey, Lahirkan Semangat Pelayanan dan Persaudaraan

- Penulis

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Spread the love

BITUNG — sulut  |  Mediapresisi.id —  Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-42 Gereja Pantekosta Getsemani di Kelurahan Makawidey, Kecamatan Aertembaga, Kota Bitung, menjadi momentum bersejarah untuk merefleksikan perjalanan iman, pengabdian, dan kebersamaan jemaat. Perayaan yang berlangsung pada Kamis (8/10/2026) tersebut mengusung semangat “Satu Tahun, Satu Iman, Satu Baptisan” sebagai landasan memperkokoh persatuan serta meningkatkan kualitas pelayanan gereja di tengah masyarakat.

Perjalanan lebih dari empat dekade menjadi saksi bagaimana sebuah persekutuan yang berawal dari kesederhanaan mampu bertahan dan terus melanjutkan pelayanan. Perayaan HUT kali ini tidak hanya menjadi ungkapan syukur atas pertambahan usia gereja, tetapi juga kesempatan bagi jemaat untuk mengenang perjuangan para pendahulu yang telah meletakkan dasar kehidupan rohani dengan ketulusan, doa, dan pengorbanan.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Lurah Makawidey Christovol Matualatupauw, S.T., Sekretaris Kelurahan Wilson Mandak, S.Pd., Bhabinkamtibmas Bripka Frenki A. Toding, jajaran staf kelurahan, kepala lingkungan, serta jemaat Gereja Pantekosta Getsemani. Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan hubungan yang erat antara kehidupan beragama, pelayanan pemerintahan, dan partisipasi masyarakat dalam menjaga suasana yang harmonis di wilayah Makawidey.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, sejarah perjalanan gereja disampaikan oleh Ibu Paulina Sabanhari. Ia mengungkapkan bahwa Gereja Pantekosta Getsemani resmi berdiri pada 8 Oktober 1984 atas prakarsa Pendeta Hengky Manaip. Sejak saat itu, gereja menjadi wadah bagi jemaat untuk memperdalam iman, membangun persekutuan, serta menjalankan panggilan pelayanan di tengah kehidupan bermasyarakat.

Paulina juga mengenang masa-masa awal ketika gereja dibangun dengan segala keterbatasan. Persekutuan pertama ditopang oleh empat keluarga, di antaranya keluarga Konsen Masail dan keluarga Firman Dame, serta dua keluarga lainnya. Walaupun jumlah jemaat masih terbatas, tekad untuk membangun kehidupan rohani tetap menjadi kekuatan utama dalam mempertahankan dan mengembangkan pelayanan gereja.

Baca Juga :  Karya Modifikasi Anak Bangsa Tampil Memukau di Manado

Semangat para perintis tersebut kemudian menjadi warisan yang diteruskan kepada generasi berikutnya. Selama 42 tahun, doa, kesetiaan, kasih, dan kebersamaan menjadi bagian penting dalam perjalanan Gereja Pantekosta Getsemani. Pertumbuhan gereja sekaligus mengingatkan bahwa keberhasilan pelayanan tidak hanya ditentukan oleh perkembangan fisik, tetapi juga oleh kekuatan iman dan komitmen jemaat untuk hidup dalam nilai-nilai kebaikan.

Dalam perjalanan pelayanan selanjutnya, sejumlah gembala sidang mengambil bagian dalam menjaga keberlangsungan kehidupan rohani jemaat. Pendeta Arnol disebut sebagai salah satu sosok yang turut berperan dalam perjalanan pelayanan tersebut. Pengabdian para gembala bersama jemaat dari masa ke masa menjadi bagian penting dalam mempertahankan semangat persekutuan dan meneruskan nilai-nilai kekristenan kepada generasi muda.

Lurah Makawidey Christovol Matualatupauw, S.T., bersama jajaran pemerintah kelurahan dan unsur keamanan yang hadir menjadi bagian dari kebersamaan dalam perayaan tersebut. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, gereja, dan masyarakat diharapkan terus terpelihara demi mendukung kehidupan sosial yang aman, tertib, dan damai. Sikap saling menghormati serta menghargai perbedaan menjadi modal penting dalam mempertahankan kerukunan antarwarga.

Memasuki usia ke-42 tahun, Gereja Pantekosta Getsemani diharapkan semakin teguh dalam iman, semakin kuat dalam persatuan, dan semakin aktif menghadirkan pelayanan yang bermanfaat bagi masyarakat. Semangat “Satu Tahun, Satu Iman, Satu Baptisan” hendaknya tidak berhenti sebagai semboyan perayaan, melainkan diwujudkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, gereja dapat terus menjadi sumber pengharapan, kasih, dan persaudaraan bagi jemaat serta seluruh masyarakat Kelurahan Makawidey dan Kota Bitung. Ungkapnya,” lurah makawidey

Penulis : Divisi intelejen nasional AFL

Editor : Redaksi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Follow WhatsApp Channel mediapresisi.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

‎Dugaan Perselingkuhan Berakhir Damai, Marselino, Meyni, dan Jek Sepakat Berdamai di Polsek Aertembaga ‎ ‎
Lesehan Mama Dias Cengkong,  Surga Kuliner Merakyat Dengan Citarasa Nikmat, Harga Bersahabat
Diduga Tak Penuhi Standar Keselamatan, Pangkalan LPG 3 Kg Milik Siti Umaya di Desa Pacing Jadi Sorotan
Sambut Hujan Pertama, Katar Desa Darawolong Gelar Tradisi Babarit, Panjatkan Doa untuk Keberkahan Petani
Disambut Antusias Warga, Wiwi Kurnia Nomor Urut 01 Tegaskan Komitmen Mengabdi untuk Desa Cengkong
KUNJUNGI DISDUKCAPIL KOTA BITUNG, ANGGOTA DPD RI DR. MAYA RUMANTIR DISAMBUT HANGAT KEPALA DINAS DAN JAJARAN
Dukungan Mengalir untuk Rusta Miharja, Tokoh Masyarakat Sebut Pencalonan RT Aja Murni Aspirasi Warga
Patroli Dini Hari, Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho Sisir Wilayah dan Sidak Lima Polsek Jajaran
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terbaru

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 10:47 WIB

‎Dugaan Perselingkuhan Berakhir Damai, Marselino, Meyni, dan Jek Sepakat Berdamai di Polsek Aertembaga ‎ ‎

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 12:29 WIB

Lesehan Mama Dias Cengkong,  Surga Kuliner Merakyat Dengan Citarasa Nikmat, Harga Bersahabat

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 05:07 WIB

Diduga Tak Penuhi Standar Keselamatan, Pangkalan LPG 3 Kg Milik Siti Umaya di Desa Pacing Jadi Sorotan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Sambut Hujan Pertama, Katar Desa Darawolong Gelar Tradisi Babarit, Panjatkan Doa untuk Keberkahan Petani

Rabu, 28 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Disambut Antusias Warga, Wiwi Kurnia Nomor Urut 01 Tegaskan Komitmen Mengabdi untuk Desa Cengkong

Berita Terbaru

Daerah

Bengkel Charisma Bitung Antar Daihatsu Pick Up Jadi Juara

Selasa, 14 Jul 2026 - 02:22 WIB