Manado, Sulut | MediaPresisi.id — Sumber : dari Gubernur Sulawesi Utara, MAYJEN TNI (purn) Yulius Selvanus Komaling, SE, dan Wakil Gubernur, DR. Johannes Victor Mailangkay, SH, MH, mengumumkan bahwa Ranperda RTRW Sulut 2025-2044 telah disetujui dalam Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulut pada 24 Februari 2026. Ini merupakan langkah penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan di Sulawesi Utara, yang berdampak positif bagi masyarakat Indonesia secara keseluruhan.
Ranperda ini merupakan ‘Mahakarya’ regulasi yang akan menjadi peta jalan pembangunan 20 tahun ke depan, sebagai wujud amanah Konstitusi untuk kemaslahatan rakyat. Dokumen ini telah mendapatkan Persetujuan Substansi dari Kementerian ATR/BPN pada 19 Februari 2026, menjamin validitasnya dan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
Gubernur Yulius Selvanus Komaling menyatakan bahwa Ranperda ini memprioritaskan keseimbangan pertumbuhan ekonomi dan kelestarian lingkungan untuk generasi sekarang dan mendatang. Ini merupakan komitmen pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berwawasan nasional.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Gubernur Johannes Victor Mailangkay menambahkan bahwa proses evaluasi di Kemendagri akan dilakukan dengan semangat Mapalus dan Gotong Royong. Ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mewujudkan Ranperda ini menjadi Perda yang efektif dan dapat menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia.
Masyarakat Sulawesi Utara dan Indonesia diharapkan dapat mengkawal proses evaluasi ini agar Ranperda ini dapat segera disahkan menjadi Perda. Dengan demikian, Sulawesi Utara dapat terus maju, sejahtera, dan berkelanjutan, serta memberikan kontribusi positif bagi pembangunan nasional.
Gubernur dan Wakil Gubernur berharap bahwa Ranperda ini dapat menjadi landasan bagi pembangunan yang lebih baik di Sulawesi Utara dan Indonesia. Mereka juga mengajak masyarakat untuk terus mendukung dan berpartisipasi dalam proses pembangunan ini.
Dengan disahkannya Ranperda RTRW Sulut 2025-2044, Sulawesi Utara semakin siap untuk menghadapi tantangan pembangunan di masa depan dan menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia. Pungkasnya,” (Yulius Victor)
Penulis : AFL












