Bitung – Sulawesi Utara | MediaPresisi.id — sumber : dari Humas polres Bitung” Kepolisian Negara Republik Indonesia terus memperkuat sistem pengawasan internal sebagai bagian dari upaya mewujudkan organisasi yang profesional, transparan, dan akuntabel. Melalui pelaksanaan Audit Kinerja Tahap II yang dilaksanakan oleh Inspektorat Pengawasan Umum (Itwasum) Polri, institusi Polri menegaskan komitmennya dalam memastikan seluruh program, pengelolaan anggaran, administrasi, serta pelaksanaan tugas berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Selasa, 28 juli 2026. Tempat pelaksanaan Favehotel, kadoodan kecamatan Maesa, kota Bitung,
Pelaksanaan audit kinerja menjadi salah satu instrumen strategis dalam mendukung transformasi Polri Presisi. Selain memastikan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, audit juga menjadi sarana evaluasi menyeluruh untuk meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian, memperkuat akuntabilitas, serta mendorong peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat di seluruh jajaran.
Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H. mengatakan bahwa audit kinerja merupakan bagian penting dari proses pembinaan organisasi guna memastikan seluruh pelaksanaan tugas berjalan sesuai prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Audit kinerja merupakan instrumen yang sangat penting untuk memastikan setiap program, anggaran, dan pelaksanaan tugas berjalan sesuai ketentuan serta memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat. Kami menyambut baik pelaksanaan audit ini sebagai sarana evaluasi, pembelajaran, dan perbaikan berkelanjutan agar Polri semakin profesional, transparan, dan akuntabel dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat,” ujar AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H.
Lebih lanjut, Kapolres Bitung menjelaskan bahwa setiap rekomendasi yang disampaikan Tim Audit Itwasum Polri akan menjadi dasar evaluasi dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat budaya kerja yang menjunjung tinggi integritas, disiplin, dan tanggung jawab di lingkungan Polri.
“Kami berkomitmen menindaklanjuti setiap hasil audit dengan penuh tanggung jawab. Pengawasan yang baik akan melahirkan tata kelola organisasi yang baik pula, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri. Semangat Polri Presisi harus tercermin tidak hanya dalam pelaksanaan tugas operasional, tetapi juga dalam pengelolaan anggaran, administrasi, serta pelayanan publik yang berkualitas,” tegas AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H.
Audit Kinerja Tahap II Itwasum Polri juga menjadi bagian dari implementasi reformasi birokrasi Polri yang berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan, penguatan sistem pengawasan internal, serta pengelolaan sumber daya organisasi secara efektif, efisien, dan akuntabel. Langkah ini sekaligus memperkuat budaya organisasi yang adaptif terhadap perkembangan tuntutan masyarakat.
Melalui pengawasan internal yang berkesinambungan, Polri optimistis mampu meningkatkan kualitas kinerja di seluruh satuan kerja dan satuan wilayah. Hasil audit diharapkan menjadi dasar penyempurnaan kebijakan, peningkatan profesionalisme personel, serta penguatan kepercayaan publik terhadap institusi Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.
Komitmen tersebut sejalan dengan transformasi menuju Polri yang Presisi, di mana setiap pelaksanaan tugas tidak hanya berorientasi pada keberhasilan operasional, tetapi juga menjunjung tinggi transparansi, akuntabilitas, serta tata kelola organisasi yang modern demi memberikan pelayanan terbaik kepada seluruh masyarakat Indonesia. Ungkapnya,” Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.I.K., M.H.
Penulis : Divisi intelejen nasional AFL
Editor : Redaksi
Sumber Berita: Kasi Humas polres Bitung AKP Abdul Natib Anggai
































